{"id":199,"date":"2014-09-29T20:20:00","date_gmt":"2014-09-29T20:20:00","guid":{"rendered":"https:\/\/tulisanrunny.com\/?p=199"},"modified":"2022-05-30T02:44:33","modified_gmt":"2022-05-30T02:44:33","slug":"bullying-again","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tulisanrunny.com\/?p=199","title":{"rendered":"Bullying&#8230;.Again !!!!!"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"199\" class=\"elementor elementor-199\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-e30d1ae elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"e30d1ae\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-a493e96\" data-id=\"a493e96\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-9ecc9ad elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"9ecc9ad\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div>Seminggu setelah masuk SD, anakku yang ketiga, Luthfi, tiba-tiba mogok sekolah. Luthfi menangis menjerit-jerit didepan kelasnya pada saat akan kutinggal. Sikapnya sungguh membuatku bingung karena dari hari pertama, Luthfi menunjukkan semangat sekolahnya. Tapi mengapa setelah seminggu berlalu tiba-tiba menjadi seperti ini?<\/div><div>Kucoba mengajaknya berbicara, mulai dari cara halus sampai aku emosi namun tak juga sepatah katapun keluar dari mulut anakku itu. Ya Allah, gerangan apa lagi yang hendak Kau ujikan kepadaku? Terus terang aku sudah kehabisan akal walau tetap kucoba jangan sampai kehabisan kesabaran untuk menghadapi sikap Luthfi.<br \/><a name=\"more\"><\/a><\/div><div>Sikap Luthfi yang seperti itu berawal dari pengunduran diri walikelasnya sehingga aku juga merasa kebingungan harus berbicara kepada siapa untuk mencari penyebab sikapnya tersebut. Dua minggu berlalu, dan sikapnya makin menjadi-jadi. Sungguh kutak tahu harus bagaimana lagi untuk bersikap.<br \/>Setelah hampir setiap hari kuajak bicara, suatu malam menjelang tidur dengan terisak-isak Luthfi akhirnya menceritakan penyebab dia merasa ketakutan untuk pergi ke sekolah. Sungguh tak kusangka dan tak kuduga, ternyata Luthfi menjadi korban kenakalan salah satu temannya atau yang sekarang dikenal dengan istilah bully. Bagaikan dis<\/div><div>Ya Allah, Ya Rabbi&#8230; Demikian burukkah sikapku sebagai seorang ibu sehingga Kau uji lagi diriku dengan kasus seperti ini? Tidak cukupkah seorang saja anakku yang mengalaminya yang bahkan sampai saat ini kondisinya pun belum sepenuhnya pulih. Dan sekarang, Engkau menegurku lagi dengan memberikan kasus ini kepada anakku yang masih kanak-kanak? Aku mencoba menerima kondisi ini dengan tawakal dan ikhlas.<br \/>Hari demi hari kulewati pagi dengan drama ketakutan Luthfi didepan kelasnya. Aku semakin kehilangan akal, semua upaya aku lakukan, mulai dari konsultasi dengan walikelasnya, minta bantuan kepada teman-temannya untuk mengajak masuk kelas, membujuknya akan dibelikan mainan dan makanan favoritnya bahkan sampai ke mengadu kepada kepala sekolah. Hingga pada satu titik hatiku sudah tak sanggup lagi melihat kondisi Luthfi, akhirnya aku menghadap pihak yayasan untuk menyelesaikan kasus ini. Pada saat itu berkumpullah antara aku sebagai orang tua, walikelas, kepala sekolah dan pihak yayasan. Dan alhamdulillah dari hasil pertemuan tersebut diambil keputusan bahwa walikelas Luthfi akan diganti dengan guru yang lebih\u00a0<i>capable<\/i>\u00a0baik dari segi waktu, karakter dan\u00a0<i>background<\/i>\u00a0pendidikannya.\u00a0<\/div><div>Seminggu berlalu, formasi guru yang baru mulai menunjukkan kemajuan. Drama pagi dikelas masih terjadi tapi tanpa disertai teriakan maupun tangisan. Hanya ekspresi ketakutan yang masih terlihat. Tapi aku sungguh bersyukur, dengan pergantian guru-gurunya itu, Luthfi menjadi lebih nyaman dan bahkan temannya yang sering berbuat nakal itu juga menjadi baik sikapnya. Memang pe er ku masih panjang, aku masih harus menyediakan stock sabar \u00a0yang tak berbatas untuk mengembalikan kondisi psikis Luthfi agar tidak ada ketakutan untuk bersekolah. disamping itu aku juga masih harus menanamkan kesabaran yang tinggi untuk Laras kakaknya Luthfi yang sampai saat ini kodisi fisiknya belum pulih sepenuhnya.<br \/>Wahai teman-temanku sesama orang tua, siapkan kesabaran yang tak terbatas dalam mendidik, mengurus dan merawat anak-anak kita. Jangan salahkan mereka apabila sikap mereka tidak baik, tapi bercerminlah kepada diri kita. Apa yang salah pada kita dalam memperlakukan atau bersikap kepada mereka, karena sesungguhnya anak-anak adalah cerminan dari orang tuanya. Sehingga seburuk apapun sikap mereka, mereka tidak sepenuhnya salah melainkan kitalah sebagai orang tua yang lebih berperan dalam melahirkan kesalahan mereka. Karena kita terutama ibu adalah madrasah pertama buat anak-anaknya.<br \/>Ya, teman-temanku sesama orang tua. Marilah kita bersama-sama menghentikan mata rantai bullying yang saat ini semakin marak terjadi. Karena hanya kita sebagai orang tua yang bisa memutus rantai tersebut. Walaupun kita tidak bisa menghindarkan anak kita dari kondisi menjadi korban bullying tapi kita bisa menghindarkan mereka dari menjadi pelaku. Dan itu dampaknya akan jauh lebih baik. Jadi marilah kita bersama-sama belajar bersabar menghadapi anak-anak kita. Jadikan mereka berkarakter islami seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW.<\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-df1942e elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"df1942e\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-a9WIFThiEPc\/VCohMyH3gWI\/AAAAAAAAACU\/XDtxKGMz1XM\/s1600\/IMG_2539246749999-1.jpg\" title=\"\" alt=\"\" loading=\"lazy\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seminggu setelah masuk SD, anakku yang ketiga, Luthfi, tiba-tiba mogok sekolah. Luthfi menangis menjerit-jerit didepan kelasnya pada saat akan kutinggal. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[19,7,8],"class_list":["post-199","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","tag-education","tag-motherhood","tag-parenting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/199","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=199"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/199\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":203,"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/199\/revisions\/203"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=199"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=199"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=199"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}