{"id":380,"date":"2019-09-16T03:25:00","date_gmt":"2019-09-16T03:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/tulisanrunny.com\/?p=380"},"modified":"2022-05-31T01:33:43","modified_gmt":"2022-05-31T01:33:43","slug":"peran-wanita-dalam-islam-berdasarkan-personality-genetik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tulisanrunny.com\/?p=380","title":{"rendered":"Peran Wanita dalam Islam Berdasarkan Personality Genetik"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"380\" class=\"elementor elementor-380\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-f370947 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"f370947\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-feb24cc\" data-id=\"feb24cc\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-bf440d1 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"bf440d1\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<div><i>&#8220;Sesungguhnya wanita muslimah memiliki kedudukan yang tinggi dalam Islam dan pengaruh besar dalam kehidupan setiap muslim. Dia akan menjadi madrasah pertama dalam membangun masyarakat yang shalih, tatkala dia berjalan diatas petunjuk Al Qur&#8217;an dan Sunnah Nabi&#8221;\u00a0\u00a0<\/i><\/div><div>\u00a0<\/div><div><div class=\"separator\"><a href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-IbrVoOK5dg8\/XX9gwZBWWcI\/AAAAAAABOKo\/FfKx1jGPproH_YjWUFcaBF_R-_GV-AtOQCLcBGAsYHQ\/s1600\/WhatsApp%2BImage%2B2019-09-16%2Bat%2B17.13.35.jpeg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-IbrVoOK5dg8\/XX9gwZBWWcI\/AAAAAAABOKo\/FfKx1jGPproH_YjWUFcaBF_R-_GV-AtOQCLcBGAsYHQ\/s320\/WhatsApp%2BImage%2B2019-09-16%2Bat%2B17.13.35.jpeg\" width=\"266\" height=\"320\" border=\"0\" data-original-height=\"1080\" data-original-width=\"900\" \/><\/a><\/div><\/div><div>Keluarga merupakan pondasi dasar penyebaran Islam. Dari keluarga lah muncul pemimpin-pemimpin yang berjihad di jalan Allah dan bibit-bibit yang akan berjuang meninggikan kalimat-kalimat Allah. dan peran terbesar dalam hal tersebut adalah kaum wanita.<\/div><div>Untuk menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berjihad di jalan Allah dan pejuang yang meninggikan kalimat Allah, seorang wanita haruslah memahami dirinya sendiri agar wanita merasa nyaman dan mampu menjalankan berbagai peran kehidupannya dengan baik.<\/div><div>Penting bagi seorang wanita untuk memahami diri sendiri karena apabila wanita tidak memahami dirinya, maka tidak akan mudah pula baginya untuk memahami orang lain, terutama suami dan anak-anaknya yang dalam hal ini adalah lingkungan intinya.<\/div><div>Salah satu cara wanita untuk memahami dirinya adalah melalui test STIFIn dimana hasilnya akan terpetakan karakter yang dimilikinya, potensi dan kelemahan apa yang dimilikinya berdasarkan belahan otak dan lapisan otak yang dominan yang disebut dengan Personality Genetik (PG). Dengan mengetahui\u00a0 PGnya, seorang wanita akan lebih mudah untuk menjalani berbagai perannya dikarenakan peran-peran tersebut sesuai dengan karakter genetiknya yang memang sudah Allah amanahkan kepada masing-masing manusia.<\/div><div>Ada 4 (empat) peran yang dimiliki oleh wanita dalam Islam adalah sebagai berikut :<\/div><div>\u00a0<\/div><div><b>Wanita sebagai Individu<\/b><\/div><div>Dalam konsep STIFIn, karakter manusia dalam hal ini wanita dibagi menjadi lima (5) Mesin Kecerdasan (MK), dimana kelima MK tersebut tercantum dalam Al Qur&#8217;an, yaitu :<br \/><i><b>Sensing<\/b><\/i>\u00a0&#8211;&gt; Q.S. Al Ghasiyah : 17, yang menjelaskan tentang orang-orang yang menggunakan inderanya<br \/><i><b>Thinking<\/b><\/i>\u00a0&#8211;&gt; Q.S. Al Baqarah : 44, yang menjelaskan tentang orang yang suka menyuruh sesuatu dan menggunakan kecerdasan berpikirnya<br \/><i><b>Intuiting<\/b><\/i>\u00a0&#8211;&gt; Q.S. Ali Imran : 191, yang menjelaskan tentang orang yang senantiasa membayangkan segala sesuatu setiap saat<br \/><i><b>Feeling<\/b><\/i>\u00a0&#8211;&gt; Q.S. As Sajdah : 26, yang menjelaskan tentang orang yang ilmunya masuk lewat pendengaran<br \/><i><b>Insting<\/b><\/i>\u00a0&#8211;&gt; Q.S. As Sajdah : 27, yang menjelaskan tentang orang yang memperhatikan secara holistik<\/div><div>\u00a0<\/div><div>Dengan memahami dirinya berdasarkan MKnya, seorang wanita akan lebih mudah membentuk atmosfer lingkungan yang sesuai dengan potensinya sehingga karakter dirinya yang positif akan muncul secara maksimal dan kelemahannya akan lebih mudah diminimalisir.<\/div><div>Konsep STIFIn membagi kelima MK menjadi sembilan (9) Personality Genetik (PG) yaitu Sensing introvert (Si), Sensing ekstrovert (Se), Thinking introvert (Ti), Thinking ekstrovert (Te), Intuiting introvert (Ii), Intuiting ekstrovert (Ie), Feeling introvert (Fi), Feeling ekstrovert (Fe) dan Insting (In).\u00a0<\/div><div>Dengan memahami PG nya, seorang wanita akan dapat menentukan prioritas ibadah yang akan dilakukan sesuai kewajibannya sebagai individu, yaitu beribadah kepada Allah sebagaimana dijelaskan dalam Q.S. Adz Dzariyat : 56 yang artinya :&#8221;Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka menghambakan diri (beribadah) kepadaKu&#8221;<\/div><div>Adapun ibadah-ibadah yang ideal yang para wanita bisa lakukan sesuai dengan PGnya adalah sebagai berikut :<\/div><div>Si : tilawah Al Qur&#8217;an<\/div><div>Se : bersedekah<\/div><div>Ti : berbagi ilmu yang dimilikinya<\/div><div>Te : menghadiri kajian-kajian ilmu<\/div><div>Ii : berpuasa<\/div><div>Ie : membaca buku-buku yang bagus untuk menambah ilmu agamanya<\/div><div>Fi : menjaga wudhu<\/div><div>Fe : berdzikir sebanyak-banyaknya<\/div><div>In : menolong orang lain dengan ikhlas<\/div><div>\u00a0<\/div><div><b>Wanita sebagai Seorang Istri<\/b><\/div><div>Tidak ada yang memberi pengaruh terbesar bagi seorang suami melainkan sang istri yang dicintainya. Ketika seorang laki-laki kesulitan, maka sang istrilah yang bisa membantunya. Ketika seorang laki-laki mengalami kegundahan, sang istrilah yang dapat menenangkannya. Dan ketika laki-laki mengalami keterpurukan, sang istrilah yang dapat menyemangatinya. Oleh karena itu ada pepatah yang mengatakan dibalik kesuksesan seorang laki-laki ada wanita hebat yang mendukungnya.<\/div><div>Seperti apa yang diteladankan oleh Sayyidatina Khadijah Ra dalam mendampingi Rasulullah di masa awal kenabiannya. Ketika Rasulullah merasa ketakutan terhadap wahyu yang diberikan kepadanya, Khadijah menenangkan Rasulullah dengan menyelimuti dan memeluknya. Demikian pula dengan para wanita jaman sekarang, mereka dapat mendukung suami sesuai dengan PGnya masing-masing yaitu :<\/div><div>Si : fokus menjaga kebersihan rumah, mengerjakan segala sesuatu sendiri tanpa merepotkan suami<\/div><div>Se : fokus menyiapkan kelengkapan fasilitas rumah, membantu suami untuk bersedekah<\/div><div>Ti : fokus menetapkan aturan-aturan dalam rumah dan sungguh-sungguh menjalankannya<\/div><div>Te : fokus menjaga efektivitas segala aktivitas dirumah, bersabar dalam menghadapi suami<\/div><div>Ii : fokus menjaga keindahan rumah, menambah wawasan untuk membantu memberi solusi kepada suami<\/div><div>Ie : fokus menjaga asset suami dan membantu suami untuk berinvestasi<\/div><div>Fi : fokus mengajarkan rasa saling menghormati antar anggota keluarga, memberikan kasih sayang penuh kepada suami<\/div><div>Fe : fokus menjaga keakraban antar anggota keluarga, memprioritaskan suami<\/div><div>In : fokus menjaga kenyamanan anggota keluarga, memberikan pelayanan kepada suami<\/div><div>\u00a0<\/div><div>Tidak ada yang diinginkan suami melainkan seorang istri yang dapat menerima apa adanya, percaya dan yakin kepadanya serta selalu membantu disaat sulitnya.<\/div><div>Inilah peran yang seharusnya dilakukan oleh seorang wanita. Bukanlah menjadi pemimpin tapi menjadi pendamping seorang pemimpin yang dapat membantu mengarahkan dan menenangkan suami adalah lebih mulia terutama jika didalamnya berisi ketaatan kepada Allah Ta&#8217;ala.<\/div><div>\u00a0<\/div><div><b>Wanita sebagai Seorang Ibu<\/b><\/div><div>Kemuliaan terbesar yang diberikan Allah bagi seorang wanita adalah perannya sebagai seorang ibu. Seorang ibu merupakan seseorang yang senantiasa diharapkan kehadirannya bagi anak-anaknya. Baik buruknya seorang anak dapat dipengaruhi oleh baik buruknya seorang ibu yang menjadi panutan anak-anaknya.<\/div><div>Kemuliaan peran seorang ibu adalah menjadi sumber kekuatan bagi anak-anaknya. Disaat sang anak ragu akan sesuatu, namun mereka teringat akan nasihat ibunya, maka keraguan tersebut akan hilang yang ada hanya semangat dan keyakinan akan harapan seorang ibu.<\/div><div>Tidak ada peran yang lebih mendatangkan pahala yang banyak melainkan peran mendidik anak-anak menjadi anak yang diridhai Allah dan Rasulnya. Seorang wanita dapat menjalankan perannya sebagai seorang ibu dengan lebih nyaman apabila wanita tersebut sudah mengetahui PGnya, karena dengan demikian, dia dapat membuat atmosfer rumahnya sesuai dengan PGnya yang membuatnya terasa nyaman dirumah.<\/div><div>Adapun atmosfer-atmosfer rumah yang dibentuk sesuai PGnya adalah sebagai berikut :<\/div><div>Si : atmosfer rumah untuk penerapan kedisiplinan<\/div><div>Se : atmosfer rumah untuk penyediaan fasilitas dan santai<\/div><div>Ti : atmosfer rumah untuk penerapan aturan dalam rumah<\/div><div>Te : atmosfer rumah untuk penentuan batasan-batasan sebagai pengekangan yang selektif<\/div><div>Ii : atmosfer rumah untuk penanaman optimisme kepada anak-anaknya<\/div><div>Ie : atmosfer rumah untuk pemberian kesempatan berjuang kepada anak-anaknya<\/div><div>Fi : atmosfer rumah untuk teladan dan memotivasi anak-anaknya<\/div><div>Fe : atmosfer rumah untuk program-program penggemblengan anak-anaknya<\/div><div>In : atmosfer rumah untuk pencarian hikmah atas realitas keseharian<\/div><div>\u00a0<\/div><div>Dengan menyadari pentingnya dan sibuknya kehidupan dikeluarga, niscaya seorang wanita tidak akan mempunyai waktu untuk mengurusi hal-hal diluar keluarganya.<\/div><div>\u00a0<\/div><div><b>Wanita didalam Masyarakat dan Negara<\/b><\/div><div>Disamping perannya dalam keluarga, seorang wanita juga bisa mempunyai peran lainnya didalam masyarakat dan negara. Jika ia ahli dalam bidang tertentu, maka ia bisa punya andil dalam urusan tersebut namun dalam batas-batas yang telah disyariatkan dan tentunya setelah kewajiban-kewajibannya sebagai ibu rumah tangga telah terpenuhi.<\/div><div>Peran wanita dalam masyarakat dan negara adalah sebagai penopang dan sandaran kaum laki-laki dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Masyarakat atau negara yang baik dapat terlihat dari baiknya wanita didalam negara tersebut dan begitu pula sebaliknya, pemimpin-pemimpin yang adil dan generasi yang baik akan muncul seiring dengan baiknya kaum wanita di waktu itu.<\/div><div>Peran wanita dalam masyarakat yang sesuai dengan PGnya adalah sebagai berikut :<\/div><div>Si : menggiatkan perekonomian Islam<\/div><div>Se : berdakwah dengan tema Shirah Nabi<\/div><div>Ti : berbagi ilmu sesuai dengan bidang keahliannya<\/div><div>Te : menggiatkan pendidikan Islami<\/div><div>Ii : membuat konsep-konsep atau ide-ide terobosan dalam berdakwah<\/div><div>Ie : membuat film\/musik\/media sebagai jalan dakwah<\/div><div>Fi : membantu memberikan motivasi-motivasi kepada mualaf<\/div><div>Fe : membuka layanan konsultasi muslimah<\/div><div>In : menggiatkan acara-acara bakti sosial untuk kaum dhuafa atau anak yatim<\/div><div>\u00a0<\/div><div>Demikianlah empat (4) peran wanita dilihat dari kacamata Islam. Dengan memahami karakter genetiknya, wanita akan lebih mampu menjalankan perannya masing-masing dengan lebih terarah sehingga hasil yang dicapai lebih maksimal.<\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Sesungguhnya wanita muslimah memiliki kedudukan yang tinggi dalam Islam dan pengaruh besar dalam kehidupan setiap muslim. Dia akan menjadi madrasah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":89,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[19,21,25,7,10,8,5,6,27,26,9],"class_list":["post-380","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-education","tag-inspirasi","tag-love","tag-motherhood","tag-motivasi","tag-parenting","tag-passion","tag-personal","tag-relationship","tag-rumah-tangga","tag-social"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/380","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=380"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/380\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":384,"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/380\/revisions\/384"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/89"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=380"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=380"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tulisanrunny.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=380"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}